Sebagai suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, psikologi telah
melewati sejarah yang cukup panjang. Untuk mendapat pemahaman yang utuh
mengenai psikologi, Berikut adalah kegunaan dari ilmu psikologi dan penemu
teori psikologi yang masih di gunakan sampai saat ini.
* Structualism :
Wilhem Maximillian Wundt (1832-1920).
lahir 16 Agustus 1832 di Neckarau, Baden, Jerman,
dari keluarga intelektual – meninggal 31 Agustus 1920 pada umur 88 tahun)
adalah seorang dokter, psikolog, fisiolog, dan profesor, yang sekarang dikenal
sebagai penemu psikologi modern. Ia dianggap sebagai "bapak psikologi
eksperimental". Pada tahun 1879, ia mendirikan laboratorium formal pertama
untuk riset psikologis di Universitas Leipzig, dan membuat jurnal riset
psikologis pertama di tahun 1881. Ia menamatkan studi kesarjanaannya dan
memperoleh gelar doktor di bidang kedokteran dan tertarik pada riset-riset
fisiologis. Ia melakukan penelitian di bidang psikofisik bersama-sama dengan
Johannes Mueller an Hermann von Helmholtz.
* Funtionalizm :
William James Sidis.
William James Sidis dianggap sebagai manusia paling cerdas
yang pernah hidup di bumi.Dia merupakan anak
dari pasangan Boris dan Sarah Sidis, imigran yang lari dari anti-Semitic Rusiian dan
pindah ke Amerika pada akhir abad ke 19. William
James Sidis (‘Billy’), yang dilahirkan pada April Mop tahun 1898 mempunyai
kecerdasan jauh di atas manusia normal, IQ nya diperkirakan berkisar antara
250-300. Teorinya berkonsentrasi pada, bagaimana pikiran itu berjalan dan apa fungsi dari perilaku,
* Gestalt Psikologi :
Max Wertheimer (1880-1943).
Max
Wertheimer merupakan tokoh pendiri psikologi Gestalt di Jerman. Psikologi Gestalt lebih
menekankan kritiknya pada penguraian kesadaran ke dalam elemen-elemen yang
dilakukan oleh strukturalismenya Wundt, tetapi masih mengakui adanya unsur
kesadaran itu sendiri dalam bentuk yang utuh (totalitas tidak terbagi-bagi
dalam elemen-elemen). Psikologi Gestalt mempelajari suatu gejala sebagai suatu
keseluruhan atau totalitas dan bahwa data-data dalam psikologi Gestalt disebut
sebagai fenomena.
Woman in Psychology
Inilah wanita-wanita pertama yang membuat prestasi cemerlang di dunia psikologi.
Margareth Floy Washburn (1871-1939).
Wanita pertama yang mendapat gelar doctor dalam bidang Psikologi dan wanita kedua yang terpilih menjadi anggota National Academy of Sciences (1991). Masyarakat ilmiah yang paling terkemuka di Amerika Serikat.
Leta Stetter Holling (1886-1939).
Leta Stetter Holing paling dikenal karena karyanya dengan anak-anak luar biasa, ia juga melakukan pekerjaan perintis dalam bidang psikologi perempuan.
Mary Calkins (1863-1930).
Terkenal karena dua hal: menjadi presiden wanita pertama dari American Psychological Association dan di tolak gelar doktor di Harvard University.
Karen Horney (1885-1952).
Teori Psikoanalitik Karen Horney di kembangkan menjadi salah satu teori yang paling terkenal dari neoritis. Dia percaya bahwa neorisis akibat kecemasan itu disebabkan oleh hubungan interpersonal. Teorinya mengusulkan bahwa strategi yang di gunakan untuk mengatasi kecemasan bisa di gunakan secara berlebihan sehingga menyebabkan mereka mengambil bentuk dari kebutuhan.
Junne Etta Downey (1975-1932).
Salah satu psikolog yang mempelajari kepribadian ilmiah. Dia memimpin Departemen Psikologi dan Filsafat di University Wyoming, merupakan wanita pertama yang memegang posisi tersebut pada sebuah universitas negeri.
Anna Freud (1895-1982).
Merupakan anak dari Sigmun Freud. Fokus pada Six Developmental of child atau perkembangan anak, dan juga pada mekanisme pertahanan diri yang dikembangkan dari teori ayahnya Sigmun Freud.
Mamie Phipp Clark (1917-1983).
Pelopor dari sebuah teori, bagaimana anak-anak tumbuh dan menerima berbagai macam ras yang berbeda.
The Neuroscience Perspective : blood, sweat, fears.
Neuroscience Perspective adalah, Bagaimana tubuh dan otak bisa menghasilkan emosi, memori, dan pengalaman sensorik di dalam fungsi individual dari otak ke sistem tubuh lainnya dan bagaimana itu bisa mempengaruhi perilaku. Manusia bukan berasal dari badan dan fisik saja karena manusia juga memiliki jiwa, bukan dari fungsi biologis saja.
Di saring dari sumber :
Woman in Psychology
Inilah wanita-wanita pertama yang membuat prestasi cemerlang di dunia psikologi.
Margareth Floy Washburn (1871-1939).
Wanita pertama yang mendapat gelar doctor dalam bidang Psikologi dan wanita kedua yang terpilih menjadi anggota National Academy of Sciences (1991). Masyarakat ilmiah yang paling terkemuka di Amerika Serikat.
Leta Stetter Holling (1886-1939).
Leta Stetter Holing paling dikenal karena karyanya dengan anak-anak luar biasa, ia juga melakukan pekerjaan perintis dalam bidang psikologi perempuan.
Mary Calkins (1863-1930).
Terkenal karena dua hal: menjadi presiden wanita pertama dari American Psychological Association dan di tolak gelar doktor di Harvard University.
Karen Horney (1885-1952).
Teori Psikoanalitik Karen Horney di kembangkan menjadi salah satu teori yang paling terkenal dari neoritis. Dia percaya bahwa neorisis akibat kecemasan itu disebabkan oleh hubungan interpersonal. Teorinya mengusulkan bahwa strategi yang di gunakan untuk mengatasi kecemasan bisa di gunakan secara berlebihan sehingga menyebabkan mereka mengambil bentuk dari kebutuhan.
Junne Etta Downey (1975-1932).
Salah satu psikolog yang mempelajari kepribadian ilmiah. Dia memimpin Departemen Psikologi dan Filsafat di University Wyoming, merupakan wanita pertama yang memegang posisi tersebut pada sebuah universitas negeri.
Anna Freud (1895-1982).
Merupakan anak dari Sigmun Freud. Fokus pada Six Developmental of child atau perkembangan anak, dan juga pada mekanisme pertahanan diri yang dikembangkan dari teori ayahnya Sigmun Freud.
Mamie Phipp Clark (1917-1983).
Pelopor dari sebuah teori, bagaimana anak-anak tumbuh dan menerima berbagai macam ras yang berbeda.
The Neuroscience Perspective : blood, sweat, fears.
Neuroscience Perspective adalah, Bagaimana tubuh dan otak bisa menghasilkan emosi, memori, dan pengalaman sensorik di dalam fungsi individual dari otak ke sistem tubuh lainnya dan bagaimana itu bisa mempengaruhi perilaku. Manusia bukan berasal dari badan dan fisik saja karena manusia juga memiliki jiwa, bukan dari fungsi biologis saja.
Di saring dari sumber :










Tidak ada komentar:
Posting Komentar